Arsenal, “Maksa Molos” dalam Problem Stabilitas Pertahanan

FOKUSKINI – Berhasil mempecundangi Manchester United 0-2 di kompetisi pekan ke-30 liga utama Inggris, Premier League — jadi suntikan spirit buat Arsenal memutarbalik kegagalan laga awal dengan keharusan menggasak habis-habisan Rennes FC yang menyentak skor akhir leg kesatu perdelapan final Liga Eropa 2019 dengan kantongi kemenangan 1-3.

Harus bermain total, ya apa boleh buat karena tiada pilihan paling aman ataupun sedikitnya mesti bisa membalas tamparan hasil tandang dengan berbalik menang 2-0 di lapangan sendiri, Stadion Emirates, London hari Jumat (15/3/2019) mulai jam 03.00 WIB disiarkan langsung RCTI — meski The Gunners masih punya problema di garis pertahanan yang rawan lantaran Hector Bellerin dan Rob Holding mengalami rawat inap jangka panjang akibat cedera serius.

Aksi pengamanan Laurent Koscienly, sang kapten dan Nacho Monreal di poros belakang dianggap kurang melengkapi peran bek tengah Sokratis Papastathopoulos yang seringkali bekerja susah payah, dan diperlukan tenaga pendamping yang selevel.

Siapa saja bek yang telah jadi incaran di musim mendatang supaya The Gunners kokoh secara mendasar, diantaranya adalah Nicolas Tagliafico (Ajax Amsterdam), Ruben Dias (Benfica, Portugal) dengan target utama merekrut potensi matang bek sentral Willi Orban yang kini masih malang melintang di RB Leipzig, klub elitis ketiga dibawah Bayern dan Dortmund di klasemen sementara liga utama Jerman, Bundesliga.

Pria warganegara Hungaria berusia 26 tahun ini, diamati manajer Unai Emery, cocok buat dipasangkan sebagai rekanan maupun pengganti masa peralihan Sokratis demi untuk stabilitas pertahanan Arsenal yang kukuh. Mentalitas tangguh serta atletisnya Orban sejauh itu juga dipandang sepadan dengan identitas keras dan jenjang kompetisi melelahkan di jagat persepakbolaan Inggris. (jos/dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *