{CERBUNG oleh Harapasa} Donal & Konci

“MENDINGAN elu balik ke papip lu. Terus bilang elu yang nolong lepas dari Leo tuh gue, si Donal,” ketus Donal.

“Kamu beneran polos mirip anak TK. Gue tuh sampe saat ini mungkin masih disangka mau kawin lari sama si bandit Leo. Dari mana ceritanya keluarga gue tau kalau gue diculik …. Jadi sekarang ini gue masih diduga lari sama Leo mau dikawinin. Kalaupun dia udah ketangkep polisi, nah sekarang bisa aja Leo bilang elu komplotannya ato malah elu difitnah sebagai bos dia yang mau jual gue… Oh iya, dia juga berencana mau minta tebusan milyaran sama Daddy gue,” jelas si perempuan.

Penjelasan si perempuan, tentu saja menyentak Donal yang segera ingin turun meninggalkan mobil. Dirinya kini mungkin tengah dalam pengejaran pihak polisi. Saya harus sembunyi, pikirnya, dan harus menjauhkan sosoknya dari mobil curian tersebut. Situasi gawat, guys!

Tetapi perempuan itu cepat menangkap lengan Donal, Menatap seakan memohon pertolongan Donal jangan sampai sebatas itu saja. Ada pesan balas budi yang mungkin juga hendak disampaikannya. Si perempuan menangis. Memohon supaya Donal tetap terus menemani pelariannya, Si perempuan bersikeras tidak mau dipaksakan nikah dengan lelaki yang bukan pilihannya.

“Ya sudah, kamu larilah ke rumah pacar. Begok banget, punya pacar malah cari cowok pula di medsos. Apa elu juga ditinggalin kawin ama pacar lu?!” tampik Donal mulai jengkel,

“Gue gak ada pacar…Mungkin juga ini yang dibilang, orang baik selalu dilindungin Tuhan…. Seperti entah kenapa tiba-tiba mobil si Leo bisa beralih dikemudikan kamu,” rengeknya.

Kalau secantik itu tidak punya pacar, mungkin saja dia lesbian, duga hati Donal, seperti si Mona adiknya Lisa, tetangga jauh di lingkungan komplek perumahan yang sering banjir di musim hujan. (bersambung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *