Eksibisi Foto Keraton Nusantara di Bentara Budaya Yogyakarta

Fokuskini – Bentara Budaya Yogyakarta memamerkan foto-foto Keraton hingga Kamis (13/2/2020), tiada lain untuk memberikan apresiasi kepada masyarakat bagaimana sebenarnya kerajaan yang ada di Nusantara ini berdasarkan foto-foto dokumentasi yang pernah ada.

Data-data foto tersebut otentik asli yang diambil dari dokumentasi buku Nederland Indie dan Majalah Kajawen terbitan zaman Hindia Belanda sekira tahun 1930. Di samping foto-foto lama tersebut, BBY menampilkan kliping koran tentang munculnya fenomena kerajaan abal-abal yang menyesatkan masyarakat kita akhir-akhir ini.

Ada banyak foto yang ditampilkan, dimulai dari ilustrasi tentang kunjungan kompeni Belanda di bawah pimpinan Cornelis de Houtman menghadap Sultan di Banten tahun 1609, kemudian foto kebesaran Ratu Wilhelmina dan Pangeran Hendrik dari kerajaan Belanda dan seterusnya.

Perlu diketahui bahwa penemuan fotografi pertama kali adalah tahun 1826, kemudian kamera secara umum diproduksi sekitar tahun 1850. Di Indonesia, foto-foto para raja yang ada seperti di kerajaan Yogyakarta adalah potret Sulan Hamengku Buwono VI tahun 1890. Jadi sebelumnya potret Sultan HB I sampai HB V semuanya merupakan lukisan.

Disamping foto raja-raja, BBY juga menampilkan foto dari para penguasa setingkat Pangeran, Bupati, Mayor China, para prajurit keraton, atau Kompeni, dan masih banyak foto kegiatan di lingkungan kerajaan seperti Gerebeg Maulid, prosesi Pemakaman Raja sampai yang terakhir di alam kemerdekaan ini adalah potret Ir Soekarno ketika dilantik menjadi Presiden RIS di Sasana Hinggil Keraton Yogyakarta tahun 1949.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *