Halsey Kini Kian Pahami Problem Kesebalan Para Wanita

Fokuskini – Menyusul singel masih terbilang baru bertajuk “Nightmare”, Halsey cenderung geregetan untuk merampungkan album solo teranyar yang diakuinya belum mumpuni buat mengolah masalah dunia diluar dirinya sendiri.

Mungkin saja karena usianya yang masih 24 tahun, gadis penyanyi asal Los Angeles ini meyakini himpunan lagu yang mengisi album terbarunya nanti lebih nyaman mengupas pengalaman hidup dirinya sebagai perempuan.

Kini saat, menurutnya, untuk bukan membicarakan orang lain dengan kemungkinan lebih baik menoleh kehidupan dunia yang dekat sekitar diri sendiri. Menyadari kalau segala yang paling dimengertinya adalah pasti mengenai persoalan pribadi.

Jadi apa yang sesungguhnya benar adalah menulis lirik lagu tentang individu dirinya, sekaligus diungkapkannya, bahwa dirinya sekarang mengakhiri kebiasaan memandang perempuan lain selaku saingan.

Di usianya yang duapuluhan kini justru menimbulkan rasa kecintaan pada mereka perempuan yang luar biasa, jauh berbeda dengan sikap pandangan di masa remajanya yang menolak ngumpul bersama para cewek dan lebih milih ngegabung dengan kawan-kawan lelaki.

Perubahan sikap yang sudah mulai dirasakannya ketika belum lama ini mengerjakan singel “Nightmare” yang disebutnya menyenandungkan kebencian, terkait pada subjek kesebalan kaum perempuan yang kian jadi erat mengilhaminya. (yay/dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *