Happiest Lokal Merilis Singel Ke-3, Kisahkan Toni dan Margi

Fokuskini – Masih konsisten dengan personel terdiri dari Rio Lazuardo (Vokal, Gitar), Regi Apriadi (Vokal, Gitar), Ivan Wirawan (Bas), Ferdinand (Drum). Musik Happiest Lokal terinspirasi oleh band-band Garage Rock terdahulu yang bertemakan lirik sosial, bercerita tentang apa yang terjadi di sekitar.

Sebelumnya, Happiest Lokal sudah merilis singel berjudul Orang Gila dan Kereta Cepat. Kini di tahun yang baru, Happiest Lokal membuka dengan karya lagu berjudul “Toni, Margi!”

Materi lagu “Toni, Margi!” ini berlatar belakang kehidupan sepasang kekasih. Menceritakan Toni yang belum tercapai impiannya menjadi bintang film, dan Margi perempuan kaya raya yang hobinya menghabiskan uangnya untuk hiburan saja. Tapi keduanya mempunyai kesamaan, ramah dan saling mencintai.

Menurut Rio Lazuardo penulis lagu “Toni, Margi!”, materi cerita lagunya memang sesederhana itu. “Pas bikin, tema lagunya juga sederhana, idenya ada sekitar gue. Suatu hari gue lagi naik motor liat bapak-bapak pake topi koboi warna coklat, terus naik motor legenda didepan gue. Di sekitarnya tuh kenal semua sama dia, saling sapa gitu. Gue berasumsi, wah bapak-bapak ini kayanya asik banget orangnya. Setelah gue sampe warkop tantenya Regi langsung gue garap liriknya. Beberapa nama pria gue cari dan akhirnya gue pilih nama Toni,” papar Rio.

“Kalo Margi itu gue ambil dari nama rektor kampus gue, kependekan dari Margianti. Gue kagum banget sama dia. Selama kuliah gue ketemu dia cuma dua kali, pas ospek sama wisuda. Rupanya datar dan gue ngerasain sosoknya tuh dingin banget orangnya, kaya abis dari kutub utara. Tapi dari senyumnya keliatan fun juga sih orangnya. Puluhan juta mahasiswa kampus UFO tau siapa dia, dan gue pilih Margi untuk nama wanitanya,” Regi menambahkan.

“Happiest Lokal selama ini memang belum punya lagu bercerita fiksi yang menceritakan sosok sepasang kekasih, ya udah pas banget Toni, Margi! jadi singel kita yang ketiga, dan akan masuk di mini album Rotasi Seragam berisikan lima lagu, formatnya kaset pita,” kata Ivan sang bassist.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *