Miss Indonesia 2020 Miliki Kecantikan, Talenta Istimewa dan Kontribusi Positif

Fokuskini – Chairwoman of Miss Indonesia Organization Liliana Tanoesoedibjo menegaskan lagi tujuan kerja keras selektif pihaknya selama 16 musim penyelenggaraan, dan sepenuhnya sepanjang tahun terus saja mencari figur perempuan Indonesia yang mampu membawa identitas karakter beauty with a purpose, yang memiliki kecantikan serta talenta istimewa dan memberikan kontribusi positif, tujuan yang baik bagi kehidupan masyarakat sekitarnya.

“Untuk jadi Miss Indonesia, lalu melanjutkannya ke agenda internasional Miss World, lolos menjadi finalisnya bukan hal yang mudah. Bukan cuma menjaring potensi tetapi dinilai isi kepala dan juga hati. Penilaiannya amat sangat ketat untuk teruskan mimpi jadi Miss World,” terang Liliana kepada wartawan saat mengenalkan para peserta Miss Indonesia 2020 yang mewakili 34 Provinsi Nusantara.

Agar penyelenggaraan Miss indonesia lebih baik lagi dan sempurna, rangkaian audisinya tahun ini dilengkapi pencarian potensi dari kampus ke kampus, imbuh Project Director Miss Indonesia 2020 Kanti Mirdiati, disamping gelaran audisi akbar di empat kota besar yaitu Surabaya, Yogyakarta, Bandung dan Jakarta serta special hunt di lima wilayah Bali, Medan, Makassar, Jakarta dan Semarang. “Kami juga siap menerima masukan-masukan,” harap Kanti.

“Percayalah, Miss Indonesia bukan bukan kontes kecantikan biasa-biasa saja tetapi terbaik untuk bangsa Indonesia, dan para pesertanya memperoleh ilmu yang tidak pernah didapatkan saat pendidikan formal untuk jadi perempuan yang berguna bagi bangsanya,” jelas Liliana, menambahkan. Juri tamu tahun ini adalah perancang busana ternama Harry Darsono selain dewan juri yang diketuai Liliana Tanoesoedibjo, dan anggota juri diantaranya penata rias Peter F Saerang dan aktor Ferry Salim.

“Miss Indonesia bukan beauty pageant, give something to society, segala sesuatu yang berurusan dengan sosial dengan kini crowning yang baru berunsur Merah Putih demi untuk yang terbaik bagi Indonesia,” lebih lanjut diutarakan Liliana.

Tahapan karantina selama dua minggu akan dilalui 34 peserta terpilih, dengan memperoleh keuntungan pembekalan diri dan diasah kemampuan bakat supaya mereka tidak cuma bermodal cantik tetapi juga memiliki kepribadian menarik dan kepedulian sosial. Sesi pembekalan terdiri dari peningkatan keterampilan bicara di depan publik (public speaking), pembentukan karakter (character building), cara berperilaku (manner), kelas kecantikan (beauty class) dan modeling.

Para peserta akan diseleksi dan dinilai melalui Fast Track dalam kategori Beauty With A Purpose, Nature and Beauty Fashion, Sport Competition, Talent Show, Catwalk, dan Social Media.

Dengan catatan indah bahwa pemenang Miss Indonesia tahun lalu, Princess Megonondo di perhelatan Miss World 2019 memenangkan Fast Track kategori Head to Head Challenge, dan masuk 10 Besar Beauty With A Purpose atau merupakan kali yang ke-6 Indonesia berhasil lolos ke 10 Besar Fast Track yang sebelumnya diraih oleh Maria Rahajeng (Miss Indonesia 2014), Maria Harfanti (Miss Indonesia 2015), Natasha Mannuela (Miss Indonesia 2016), Achintya Nielsen (Miss Indonesia 2017) dan Alya Nurshabrina (Miss Indonesia 2018).

Pencapaian yang membuktikan cerminan kualitas perempuan Indonesia di mata dunia, puji Liliana lewat keterangannya, “Harapan kami, prestasi ini dapat terus ditingkatkan dan memberikan hasil terbaik di Miss World,” sambungnya.

Puncak penyelenggaraan Miss Indonesia 2020 disiarkan langsung oleh RCTI dari Studio RCTI+, MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Kamis (20/2/2020) mulai pukul 21.00 WIB menghadirkan Andmesh Kamaleng, Marion Jola dan Ayu Ting Ting. (yay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *