“Nusantara Virtual Band Competition”, Seribu Band Kejar Posisi Terbaik

Fokuskini – Sebanyak seribu kelompok musik atau band yang berstatus bebas ikatan kontrak label rekaman, mempunyai kesempatan ikut serta dalam Nusantara Virtual Band Competition. Batasan usia Anda harus 15 sampai 55 tahun. “Kami punya target kompetisi virtual band yang baru pertama kali digelar di Indonesia, dan bakal diikuti oleh seribu band dari segenap penjuru tanah air,” kata Ricky Kevin, sang penggagas yang juga CEO CKH Group. Berminat? Batas registrasinya telah dibuka hingga 15 September nanti, tanpa bayar alias gratis.

Ada 17 kota besar yang siap menampung peminat dari seluruh provinsi lewat cara mengirimkan performa setiap band melalui rekam video yang dikreasikan sebagus-bagusnya. Pendaftaran dilakukan dengan mengunggah ke https://forms.gle/5nsZbeQE8E9ZXnzK6.

Para peserta diminta merekam aksi terbaik band mereka dengan format social distancing dan memilih playlist sesuai genre band masing-masing. Karya pilihan juri akan diunggah di akun kanal YouTube CKH Entertainment dan mengikuti proses pengumpulan likes dari penonton.

Peserta audisi dapat melihat leader-board rating likes pada website resmi nusantaravbc.com yang akan di update setiap harinya. Bagi tiga pemenang pilihan dewan juri akan mendapatkan hadiah berturut-turut 50, 30, dan 20 juta rupiah, berhak tampil dalam segala kegiatan bisnis entertainment CKH Group, dan masuk album kompilasi Nusantara volume 1 “Karya Sang Juara” serta memperoleh kontrak eksklusif. Kompetisi ini juga melibatkan masyarakat luas untuk ikut menentukan juara favorit kategori wardrobe, editing dan performance, dengan hadiah masing-masing 5 juta rupiah.

“Minimum band peserta harus beranggotakan tiga orang, dan lagu yang dibawakan harus berlirik bahasa Indonesia,” jelas Alex Kioka yang ditugasi menjadi Project Manager. Sepuluh finalis terbaik berkompetisi lanjut ke grand final.

Didi Riyadi, drumer Element, bertugas sebagai Judges bersama-sama rekannya Ferdy Tahier, serta Ricky Kevin dan selebihnya nanti ada peran penilaian dari Mistery Judges dan Special Judges. “Genre pilihan tiap band tidak dibatasi. Silakan berkesenian secara luas, semua genre boleh dan dipersilakan kalau ingin memakai opsi alat musik tardisional,” ungkap Didi Riyadi.

Di tahapan 10 Terbaik, baru ada kesempatan tatap muka langsung guna keperluan coaching dengan tahapan karantina di Jakarta, ditambahkan Didi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *