Annie Lennox: Amerika Serikat di Ambang Fasisme

Fokuskini – Bintang penyanyi Skotlandia dan aktivis hak asasi manusia Annie Lennox memperingatkan bahwa lonjakan ekstremisme sayap kanan di Amerika Serikat kini telah membawa negara itu ke ambang fasisme.

Penyanyi dan penulis lagu kelahiran Aberdeen, yang sekarang menetap di Los Angeles, berbicara tentang kekecewaannya betapa Amerika Serikat yang “sangat terpecah belah” hanya beberapa minggu sebelum kampanye pemilihan Presiden.

“Sangat terbagi antara mereka yang mendukung pandangan populis dan mereka yang menentang perspektif inti ini.”

“Tinggal di sini, mata saya telah terbuka untuk banyak hal. Ada rasa sayap kanan yang ekstrem, sampai kepekaan yang hampir fasis, yang tumbuh di negeri ini.”

Berbicara dalam diskusi secara online dengan aktivis dan penulis India, Satish Kumar — Lennox berbicara perihal ketakutannya atas penolakan fakta perubahan iklim yang terjadi. Ia berharap, “Mudah-mudahan kita dapat mempercepat pemulihan keadaan darurat iklim. Pasti ada hal-hal yang bisa dilakukan.”

“Saya tinggal di California sekarang, dan kami sekarang mencium udara beracun di sini, dari kebakaran hutan disini. Itu adalah sesuatu yang (terpaksa) kita jalani.”

Siapapun yang berpikir bahwa keadaan darurat iklim tidak terjadi, hidup dalam konsep bumi datar, terjadi begitu saja. Padahal itu adalah fakta, dan kita seharusnya tidak berbicara begitu. 

“Yang mengkhawatirkan saya, adalah para politisi di sini begitu tertarik pada kepentingan pribadi dan tidak tertarik pada krisis ekologi.”

Lennox yang berulang tahun setiap perayaan Natal itu juga mengungkap soal keterlibatannya yang sudah lama menjadi aktivis dalam isu-isu seperti feminisme, hak asasi manusia dan lingkungan yang membebani mentalnya. “Kemarahan bisa melahapmu dan benar-benar menghancurkanmu,” diakui Lennox. (the scotsman/yay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *