Berharap Adil, “Ballon d’Or” Jadi Idaman Mane

Fokuskini – Sadio Mane mengakui dirinya sedih karena kemenangan George Weah meraih penghargaan Ballon d’Or (1995) masih menjadi yang terakhir kalinya bagi seorang pesepakbola asal Afrika, dan mengatakan ia akan menjadi orang paling bahagia di planet ini jika bisa mencapai kehormatan tersebut pada tahun ini.

Forwarder jagonya Liberia, Weah meraih hadiah individu membanggakan itu tetapi setelahnya belum lagi ada pemain asal Afrika yang mampu memenangkannya, dan Mane diharapkan akan mencalonkan diri tahun ini jika Liverpool FC, tempatnya bernaung dapat memenangkan Liga Champions bukannya Real Madrid karena favorit saat ini untuk dihadiahi penghargaan tersebut adalah Karim Benzema .

Mane memimpin tim nasional Senegal meraih kejayaan Piala Afrika awal tahun ini, dan juga menambahkan kesuksesan Piala Carabao dan Piala FA bersama Liverpool di kompetisi sepakbola Inggris, dan sama sekali tidak menyembunyikan hasratnya untuk menambahkan Ballon d’Or buat karier individunya.

Tapi terbilang ia emosional juga membahas fakta bahwa Weah (seakan) tetap menjadi pemain terakhir dari Afrika yang bisa memenangkan Ballon d’Or, dan mengakui dirinya yakin bahwa para pesepakbola benua Afrika diabaikan secara tidak adil.

“Itu benar, jika kalian mengatakannya [voting Ballon d’Or mengabaikan pemain Afrika], apa yang bisa saya katakan sendiri? Yang menyedihkan,” kata Mane. “Piala ini, Piala Afrika, adalah salah satu yang terbesar untuk diri saya sendiri. Ini adalah trofi terbesar yang pernah saya menangkan dalam hidup saya, dan bagi seorang pemain Afrika yang tidak memenangkan Ballon d’Or sejak George Weah, itu adalah sedih pastinya.”

“Memenangkan Liga Champions itu spesial. Saya memiliki kesempatan untuk memainkannya lagi, dan kami memiliki peluang untuk memenangkannya karena kami memiliki skuad yang kuat. Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk memenangkannya.”

“Bagi saya, akan lebih istimewa untuk memiliki bonus lain yaitu Ballon d’Or, dan saya akan menjadi pemain paling bahagia di dunia.”

“Target, target saya dan target semua Liverpool Football Club, adalah memenangkan empat trofi. Sejauh ini kami telah memenangkan dua dan melewatkan satu (gagal menjuarai Premier League), dan kami memiliki final Liga Champions untuk dimainkan lusa mendatang (Minggu dini hari WIB). Kemudian Anda harus memutuskan [siapa pemenang Ballon d’Or.” (90min/dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *