Berharap Kaum Milenial Tergerak Nonton Film “Tjoet Nja’ Dhien”

Fokuskini – Film drama biografi sejarah Tjoet Nja’ Dhien, peraih delapan Piala Citra dalam gelaran Festival Film Indonesia (1988) akan diputar kembali di Jakarta dam Bekasi mulai Kamis (20/5/2021) setelah beres direstorasi di Belanda.

Menurut Eros Djarot (71), penulis skenario dan sutradara film Tjoet Nja’ Dhien, film kolosal ini bukan sekadar jadi film yang mempunyai sejarah panjang, karena pernah mencatat momentum penting sebagai film Indonesia pertama yang ditayangkan di Cannes Film Festival (1989). Ini juga sekaligus akan mengabarkan kepada penonton masa kini tentang banyak persoalan di film tersebut yang masih sangat terkait dengan persoalan sekarang.

Selaras dengan persoalan kemanusian di generasi mana saja, yaitu ihwal kesetiaan dan pengkianatan, pengorbanan dan perjuangan, juga cinta Tanah Air. Serta berbagai dinamika yang terkait dan mengait di masa perjuangan.

“Kenapa film ini penting bagi generasi milenial? Agar generasi milenial memahami sejarah. Agar tahu siapa kita. Dengan mengenal sejarah kita sendiri, selain akan membuat tahu siapa kita. Generasi milenial sekaligus dapat menjelaskan kepada dunia, siapa kita sebenarnya,” kata Erros Djarot, lewat keterangannya kemarin.

Berkat film Tjoet Nja’ Dhien, Eros pernah diganjar sebagai Sutradara dan Penulis Skenario terbaik di FFI 1988.

Meski sebagai awalan hanya diputar di lima bioskop di wilayah Jakarta yaitu Pondok Indah Mall 1 (PIM 1), Plaza Senayan, Trans Studio Mall Cibubur, Blok M Square dan Bekasi. Eros Djarot berharap publik, dan terutama generasi milenial berbondong-bondong menyaksikan film ini.

“Karena bukan tidak mungkin, jika sambutan penonton bagus, film ini akan diputar di sejumlah kota lainnya seperti Surabaya, Semarang, Medan, Makassar dan beberapa kota lainnya,” imbuh Christine Hakim, yang berlakon sebagai Tjoet Nja’ Dhien.

Dalam pemutaran perdananya, yang akan dipusatkan di Plaza Senayan, Jakarta — Eros Djarot dan Christine Hakim memastikan sejumlah pejabat negara seperti Menteri BUMN Erik Thohir dan sejumlah selebritas akan turut menyaksikan film ini. Sehingga kampanye yang digalakkan negara, dalam hal ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta institusi terkait yaitu gerakan Kembali Ke Bioskop untuk menonton Film Nasional, bisa benar-benar terwujud.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *