“Blibli Indonesia Open 2019”, Turnamen Bulutangkis Berunsur Seni

FOKUSKINI – Turnamen bulutangkis bintang lima, Blibli Indonesia Open 2019 hadir dengan sesuatu yang beda yaitu Sport-Artainment. Bukan cuma mengkombinasikan olahraga dan hiburan, BIO memenuhi permintaan pasar dan kaum milenial dengan menambahkan unsur seni.

Seperti diterangkan oleh Ketua Panita Pelaksana Blibli Indonesia Open 2019 Achmad Budiharto, “Biasanya kami tampil dengan konsep sportainment, tapi kami tahu konsep ini sudah diikuti negara-negara lain. Kami ditantang untuk terus bisa menjadi turnamen terbaik di dunia, dan sekarang kami akan mengusung tema sport-artainment.”

“Istora akan sedikit berubah, ada tambahan art. Akan ada ornamen yang mengakomodir kaum milenial, tapi kami juga akan mengakomodir yang membawa keluarga,” tambah Budiharto, dikutip dari situs resmi PBSI, badmintonindonesia.

CEO Blibli.com, Kusumo Martanto bahkan menyebutkan Blibli Indonesia Open 2019 dapat dijadikan destinasi wisata. Antusias calon penonton BIO memang begitu luar biasa. BIO tidak hanya diincar sebagai tontonan olahraga dengan bintang-bintang bulutangkis dunia, tetapi juga pertandingan olahraga yang dikemas menarik.

“Ini jadi tantangan buat kami, tiap tahun harus makin bagus. Tahun ini akan ada konsep sport-artainment. Bukan hanya menyelenggarakan turnamen bulutangkis tapi untuk semua yang datang, termasuk keluarganya, mungkin bisa jadi destinasi wisata Indonesia,” ujar Kusumo.

Lebih lanjut, Kusumo juga mengatakan bahwa di ajang BIO akan ada tempat khusus untuk para produsen lokal yang merupakan kategori UKM (Usaha Kecil Menengah) yang mau memperkenalkan produknya. “Kami mau memperkenalkan produk Indonesia, kami dukung dan bangga Indonesia punya banyak potensi, supaya lebih dikenal,” tutur Kusumo.

Blibli Indonesia Open 2019 diagendakan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada 16-21 Juli 2019. sebagai turnamen level Super 1000, tertinggi di rangkaian BWF World Tour.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *