BTS Hadapi Kebencian Anti-Asia dengan Karya Kemenangan

Fokuskini – BTS telah buka suara tentang kebencian anti-Asia, dan bagaimana rasanya menjadi orang Asia di industri musik global.

Selama konferensi pers baru-baru ini, yang datang tidak lama setelah hari pertama konser Permission To Dance On Stage mereka di Los Angeles, Amerika Serikat — septet tersebut ditanya tentang munculnya kebencian anti-Asia di seluruh dunia.

“Saya tidak lahir dan besar di luar negeri, tetapi sebagai orang Asia – tahun-tahun terakhir ini, pada perjalanan kami di seluruh dunia, kami benar-benar merasakan tembok pembatas,” kata RM, selaku leader BTS.

“Dinding selalu dapat digambarkan sebagai kata-kata, terkadang terlihat, terkadang tidak terlihat dan sensitif,” ungkapnya, diberitakan Teen Vogue.

“Ketika kami berbicara tentang kebencian pada Asia, trek kami adalah penghargaan ini [dan] musik kami,” lanjutnya, seraya menambahkan bahwa ia berharap BTS dapat “benar-benar membantu setiap orang Asia di dunia”.

Mengutip NME, BTS juga sebelumnya berbicara tentang diskriminasi pada bulan Maret lalu, untuk mendukung gerakan #StopAsianHate yang tengah berlangsung.

Di lokasi berbeda, boyband itu juga menyinggung nominasi Grammy kedua mereka, kali ini untuk “Butter” pada gelaran di 2022 mendatang. “Menjadi bagian nominasi Grammy itu tidak mudah, memenangkan Grammy itu tidak mudah,” anggota BTS, Suga menambahkan

“Saya justru bersyukur masih ada hambatan [dan] tantangan yang bisa kita atasi,” tambahnya.

“Ada pepatah Korea yang mengatakan bahwa pohon apapun bisa ditebang dengan 10 pukulan kapak. Kami sudah memukulnya dua kali, tapi mungkin nanti kami memukulnya delapan kali lagi.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *