[CERBUNG oleh Harapasa] Donal & Konci

“SABAR, Bu,” canda Donal

“Emang gue ibu lu?! Huh, cepetan! Emang elu aja yang boleh makan?! Laper, tau ?!” Meski marah, tapi Konci tetap kedengaran tertawa tertahan-tahan.

“Oh laper…. Iya,iya, gue lari apa jalan cepet neh?!”

“Terserah elu, sayang…” Selesai berucap seakan salah bicara, tetiba hubungan pembicaraan telepon langsung dihentikan begitu saja oleh Konci.

Mungkin saja Konci mendadak malu, karena terlontar ucap “sayang” yang tadi memang meluncur serius dari bibirnya, karena bukan seperti sebelumnya yang hambar beriring canda.

Ah, yang bener?! Tapi bener koq wajah Konci tadi sempat memerah, sambil tersipu sedikit kaku, menundukkan wajahnya, dan melamunkan sesuatu dalam bayangan detik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *