[CERBUNG oleh Harapasa] Donal & Konci

MALAM mulai larut. Mobil yang dikendarai Ronald kian mendekat ke Bandara Kertajati. Bulan menyinar bulat-bulat. Bisa dibayangkan kecerahan cuaca yang tanpa kabut mendung sedikitpun.

Harapan Konci, perjalanan pelarian dirinya ditemani Donal bisa berlaku lancar, atau artinya belum ada kemungkinan jejak mereka berdua ketahuan oleh pihak kepolisian apalagi ayahnya.

Begitupun kejadian pencurian mobil milik penculik yang dilakukan Donal serta kasus pembuangan mobil sedan tersebut, moga belum ada orang tertentu ataupun saksi warga yang sudah menemukannya.

Konci berharap segala yang terbaik akan selalu menghampirinya sejak sang hero, Donal tanpa sengaja berhasil menyelamatkannya dari kasus penculikan.

“Sudah jam berapa sekarang?” mendadak seperti bertanya kepada dirinya sendiri, lalu Ronald mendekatkan arlojinya ke pandangan matanya sambil menyalakan lampu interior kendaraannya.

“Sudah hampir setengah sepuluh. Saya gak ngerti jadwal penerbangan di Kertajati. Semoga saja kalian gak sampe nginep di bandara,” harapnya.

“Iya gapapa, Pak. Kami berterima kasih ditolong anterin begini — pake ditraktir makan malam segala,” jawab Konci, gembira.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *