[CERBUNG oleh Harapasa] Donal & Konci

DONAL cukup sekadar memperhatikan dari sedikit jauh sembari menebak-nebak apa yang dibicarakan Konci via hape, antara sang tante dan keponakannya itu.

Donal memastikan dirinya jadi bagian obrolan mereka, karena beberapa kali Konci menengok ke arahnya dengan gambaran motif pembicaraan yang penuh pembelaan, dan seakan memohon keberpihakan dari tantenya.

Donal terus menduga-duga, sedari Konci mulai menjauh ke sudut memojok tadi karena seakan tidak menginginkan pembicaraan dengan tantenya sedikitpun tersimak oleh Donal.

Berpikir untuk berpisah dengan meninggalkan Konci di bandara mendadak muncul tetapi kini diikuti dengan rasa kasihan, serta ada pola kekhawatiran kalau-kalau Konci kena rayuan cerdas dari laki-laki tidak bertanggung jawab, dan lalu meneror kesendiriannya agar Konci menganggap terlindungi lalu diajak macem-macem, dikuras uang serta segala materi bernilainya, dilucuti pakaiannya lalu diperkosa, diculik! Waduh! Gak boleh itu!

“Saya harus menjaganya sampai Konci berada di tempat yang aman.” tegas janji hati Donal, menegaskan sikapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *