Datang Lagi, Vaksin Covid-19 dari Tiongkok

Fokuskini – Pemerintah Indonesia kembali kedatangan vaksin Covid-19, Sinovac dari Tiongkok, kemarin, sebanyak ukuran besarnya 10 juta. Kedatangan vaksin ini merupakan kedatangan tahap ke-17 yang berjarak kurang dari sepuluh hari dari kedatangan satu juta vaksin Sinopharm.

Sekjen Kementerian Kesehatan, drg Oscar Primadi MPH menerangkan dengan kedatangan lagi 10 juta vaksin, artinya ini sudah sejumlah 91,5 juta dosis Covid-19 dalam bentuk masih ukuran besar merek Sinovac yang sudah tiba di Tanah Air untuk diproduksi menjadi vaksin Covid-19.

Dengan kedatangan vaksin tahap ke-17, maka vaksin yang diterima oleh pemerintah Indonesia hingga kemarin berjumlah 104.728.400 dosis. Rinciannya yakni, 3 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk jadi, 91,5 juta dosis vaksin Sinovac dalam bentuk ukuran besar, 8.288.000 dosis vaksin Astrazeneca dalam bentuk jadi, dan 2 juta dosis vaksin Sinopharm dalam bentuk jadi.

”Tentunya (pihak) pemerintah selalu hadir dalam rangka mengamankan sekitar 426,8 juta dosis vaksin Covid-19. Upaya ini merupakan penyediaan berbentuk kerjasama bilateral, multilateral, dan eksplorasi pembuatan vaksin Covid-19 dalam negeri,” terang Oscar lebih lanjut.

Dengan adanya kedatangan ini, Kementerian Kesehatan akan terus berupaya mendistribusikan dan menjalankan program vaksinasi dengan sebaik-baiknya.

Upaya-upaya percepatan dan penguatan program vaksinasi nasional telah dilakukan terutama di segala daerah dengan lonjakan kasus Covid-19 yang tinggi secara nasional.

Oleh karena itu, percepatan vaksinasi tahap ketiga bagi masyarakat rentan, kelompok produktif usia 18 tahun ke atas di Jabodetabek dan Bandung Raya telah dilakukan demi menekan laju penularan Covid-19.

”Kementerian Kesehatan menjamin vaksin Covid-19 adalah vaksin yang teruji. Dari sisi aspek keamanan, efikasi, dan mutu. Hal ini ditandai dengan penerbitan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA),” jelas Oscar.

Hingga saat ini, menurutnya, pemerintah dan masyarakat Indonesia sudah melakukan upaya percepatan dan penguatan dalam upaya vaksinasi Covid-19. Namun demikian ia tetap menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan, menjaga jarak dan tetap memakai masker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *