“DNA”: Kebangkitan Tanpa Lelah Backstreet Boys

FOKUSKINI – Periode penyegaran kelompok boy band legendaris, Backstreet Boys (BSB) seakan bikin penasaran dengan penantian jadwal rilis karya album terbaru mereka, DNA pada 25 Januari nanti. Meski dugaan awetnya persatuan antara AJ McLean, Howie Dorough, Nick Carter, Kevin Richardson, Brian Littrell sekadar hanya mengembalikan obat kangen publik dunia terhadap olahan harmonisasi indahnya nada bunyi pop yang layak didengar. Namun dibalik segalanya tetap timbul harapan BSB jangan vakum lagi, dan kau Kevin (Richardson) jangan coba-coba keluar lagi dari kesenyawaan BSB.

Di seputar kini periode seperempat abad berkiprah, pria-pria BSB asal Orlando, kawasan negara bagian Florida, Amerika Serikat ini mencatatkan debut awalan gemilang dengan titel album Backstreet Boys (1996) yang mungkin sangat mengingatkan Anda pada lagu Quit Playin’ Games (with My Heart), atau juga I’ll Never Break Your Heart dan Anywhere for You, Get Down (You’re the One for Me) serta We’ve Got It Goin’ On.

Setahun kemudian (1997), ingatan orang lantas juga mengacung jempol untuk album kedua BSB bertajuk Backstreet’s Back yang langsung mengingatkan kita pada lagu As Long as You Love Me, serta All I Have to Give dan Everybody (Backstreet’s Back).

Millennium (1999) memperjelas identitas pop anak muda mentereng gaya BSB yang menyeruak di pelosok mancanegara. Album keren ini juga mengingatkan ekspresi memikatnya lagu Show Me the Meaning of Being Lonely, The One, I Want It That Way, dan Larger Than Life.

Sayang sekali memang, ketika lantas keunggulan kian tertelan lahap-lahapnya lewat album ke-4 yakni Black & Blue (2000) berderetan singel ciamik Shape of My Heart, More Than That, serta The Call yang berlanjut konser keliling Black & Blue Tour (2001) — waduh sialan mengapa mereka mendadak vakum?!

Tetapi ya berkat para pemujanya yang kangen dan jiwa raga berasa kosong tanpa BSB, maka kelimanya kompak dan solid sampai melanjutkan kewajiban rilis album bertajuk Never Gone (2005). Bahkan ketika si Kevin sempat pilih hengkang, BSB formasi kuartet tetap langgeng yang disertai keluaran album Unbreakable (2007) dan This Is Us (2009).

Kembalinya si bintang hilang, Kevin pada 2012 berlanjut dengan kisah realitas positif BSB mengarungi ketenaran mereka. BSB meluncurkan album independen perdananya bertajuk In a World Like This (2013) yang memperoleh tempat terhormat karena langsung menancap di daftar 5 Teratas Billbard Top Chart, pada dua dekade berdirinya BSB — ini dilengkapi dua tahun kemudian dengan rilisan film dokumenter pertamanya, Backstreet Boys: Show ‘Em What You’re Made Of (January 2015).

Backstreet Boys gemerlapan lewat hasil penjualan 100 juta rekaman dalam berbagai format di seluruh dunia, dan sebagai satu-satunya boy band dengan rangkaian karya albumnya yang mampu meraih posisi Top 10 di Billboard 200, dan pada tahun lalu (2018) memulai lagi spirit pembeda melalui singel, Don’t Go Breaking My Heart, Chances, dan No Place pada awal Januari ini dibarengi kelanjutannya nanti peluncuran album teranyar, DNA pada 25 Januari 2019. (berbagai sumber/jos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *