GSUI Kenalkan Covid Buster, Teknologi Sterilisasi Udara Pembasmi Virus Korona

Fokuskini – Gerakan 1000 Untuk Indonesia (GSUI) pada jelang akhir pekan di awal Juni 2020 mengumumkan pengenalan produk teknologi Covid Buster yang masih terus melakukan pengembangan baru setelah kini menghadirkan desain prototipe kedua.

Profesor Djoko Gunawan sebagai penggagas dan pendesain produk teknologi Covid Buster, Al Hakim Al Hadhy berharap jembatan jalinan kerjasama dengan Panasonic, Maspion dan Samsung serta paling diharap justru kolaborasi bersama pabrikan dari lokal negeri sendiri bisa berlangsung secepatnya, supaya pengembangan desain komponen Covid Buster mampu diproduksi massal demi Indonesia terbebas dari masa pandemi yang sudah berlangsung berbulan-bulan mengganggu perekomomian nasional.

“Batasan skema produksi sekarang baru berdasarkan pesanan sekira 200 unit saja,” namum diyakini oleh keduanya setelah tahapan penggunaan yang telah melalui hasil ujicoba di Indonesia, ke depan bisa mencari negara tujuan ekspor karena Covid Buster akan membuktikan kepada dunia internasional sebagai sistem perekayasa udara ruangan yang bekerja layaknya vitamin penyehatan data tahan tubuh buat melawan virus, bakteri, dan jamur berbahaya.

Peruntukan desain Covid Buster itu sendiri nantinya bakal disesuaikan dengan kebutuhan interior ruang yang bisa diletakkan sebagai penghias meja belajar, ruang tamu sekeluarga, ruang kamar pribadi atau ruang kerja Anda, ataupun bermultifungsi sebagai penyejuk ruangan, menggantung di plafon disesuaikan dengan interior hotel, kafe hingga perwujudan yang sederhana untuk gedung perkantoran.

Prof Djoko Gunawan mengatakan lebih lanjut, bahwa kerja pembasmian virus oleh Covid Buster menginvasi, menetralisasi, dan mengimunasi kita di satu ruangan, dan sudah melewati pengujian aman sesuai protokoler kesehatan terhadap risiko kehadiran bakteri penyakit baru, serta harapan mulianya bisa berguna bagi bangsa dan segera digunakan lantaran sudah ditunggu-tunggu untuk mampu dimanfaatkan di RS Darurat Wisma Atlet, terutama di ruang isolasi perawatan korban wabah Covid 19.

GSUI juga mengumumkan pekan ini masih berlangsung eksibisi dan lelang karya-karya lukisan Agoes Noegroho, dengan catatan penting salah satu lukisan hibahnya berupa gambar Presiden Joko Widodo bersorban warna putih.

Selain itu, Ote Abadi musisi dan komposer yang mendampingi Leo Kristi berkarya sampai akhir hidupnya ikut berpatisipasi mendukung kerja sukarela GSUI lewat sumbangan lagu patriotisme untuk Indonesia lebih baik dalam pergerakan melawan Covid 19 melalui judul lagu Putra Putri Bangsa Besar. (yay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *