Kemenperin Gelar Pelatihan Digital untuk Pelaku Usaha IKM

Fokuskini – Kementerian Perindustrian melaksanakan program peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) melalui lokakarya secara daring, dengan teman utama pemanfaatan marketplace dan cara pemasaran online.

“Dalam penyelenggaraan workshop tersebut, kami menggandeng sejumlah marketplace untuk dapat menjelaskan dan membantu tentang strategi promosi bagi produk-produk IKM di pasar online,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih, jelang akhir pekan.

Gati menegaskan, melalui pelatihan digital, pihak marketplace ikut berkontribusi dalam memberikan solusi kepada pelaku IKM agar tetap menjalankan usahanya ditengah masa pandemi Covid-19.

“Beberapa metode pelatihan yang diberikan diantaranya menyediakan artikel dan materi yang dapat diunduh melalui website dan dipilih sesuai tema,” ungkapnya, dengan menghadirkan narasumber dari marketplace seperti Tokopedia, Shopee, dan Bukalapak.

“Selain itu, terdapat kombinasi pelatihan kelas digital dan broadcast dengan melakukan broadcast materi digital melalui website, yang ditindaklanjuti dengan membuka kelas khusus terkait topik yang diminati,” imbuhnya. Kemudian, menyediakan kelas digital dengan model interaksi dua arah, di mana penyampaian materi diikuti dengan pertanyaan dan jawaban.

Lalu ada pelaksanaan webinar yang bekerjasama dengan financial technology seperti Dana dengan tema “Menyesuaikan Kesiapan Bisnis dan Melakukan Pemasaran Digital”. Gati berharap, melalui pembinaan secara online ini, pelaku IKM dapat mempertahankan usahanya bahkan mampu meningkatkan kapasitas bisnisnya meskipun dihadapi dampak pandemi Covid-19.

Gati menambahkan, pihaknya sedang menyiapkan kampanye nasional #SemuanyaAdaDisini yang akan berlangsung pada 1-15 Juli 2020. Kampanye ini bertujuan untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap kemampuan industri nasional dalam memenuhi kebutuhan dalam negeri dengan kualitas yang mumpuni.

“Kampanye ini akan mengajak IKM yang terpilih dari seluruh negeri untuk mempromosikan produk-produknya agar mampu meningkatkan omzet penjualannya dengan optimasi promosi melalui platform e-commerce secara terintegrasi seperti Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Blibli, Lazada, Grab dan Go-jek,” paparnya.

Pelaku IKM yang terpiliih bakal memperoleh benefit berupa pembinaan berkesinambungan, yang menjadi bagian dari program e-Smart IKM. “Mereka akan memperoleh pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi untuk meningkatkan cakupan pemasarannya secara online,” tuturnya.

Gati juga mendorong masyarakat untuk saling bergotong royong menjadi pahlawan bagi produk lokal dengan cara ikut berkontribusi dalam kampanye #SemuanyaAdaDisini dan #BanggaBuatanIndonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *