Kompetisi Sepakbola di Indonesia Harus Segera Bergulir

Fokuskini – Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri dalam keterangannya mengatakan bahwa kompetisi sepakbola di Indonesia harus segera bergulir. Meski saat ini Indonesia masih darurat pandemi Covid-19, masyarakat Indonesia membutuhkan hiburan, dan juga pelaku sepakbola nasional perlu nafkah pembiayaan di kehidupan sehari-hari mereka

Pendapat tersebut menanggapi pernyataan dari Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane yang menilai gelaran laga pramusim Piala Menpora seharusnya tidak digelar. Neta khawatir Piala Menpora 2021 menjadi klaster baru Covid-19. Padahal dalam liga dunia manapun tidak pernah ada klaster di sepakbola. Yang ada ialah beberapa pemain terkena Covid-19 karena aktivitas mereka di luar lapangan.

Menurut Indra Sjafri, jika turnamen Piala Menpora dan kompetisi utama Liga 1 dan 2 tidak bergulir maka pemain, pelatih, wasit, dan ofisial lapangan bakal terus kehilangan pendapatan gaji maupun bonus pekerjaannya. Lebih dari itu pemain dan pelatih juga pastinya kehilangan sentuhan teknis. “Ini lebih buruk pengaruhnya daripada ketika kita diberi sanksi oleh FIFA pada 2015 lalu,” ungkapnya.

Pengamat sepakbola Kesit Budi Handoyo juga tidak setuju dengan pernyataan Neta. Baginya, sepakbola nasional harus mulai berjalan karena sudah terlalu lama istirahat.

“Terlalu lama juga tidak bagus buat pemain, wasit, klub, dan penggemar sepakbola. Betul saat ini masih ada pandemi Covid-19. Tetapi, liga di Eropa juga jalan. Yang penting itu protokol kesehatan dijalankan dengan ketat dan tanpa penonton. Itu juga yang akan dilakukan di Piala Menpora nanti. Jadi tidak masalah,’’ ujar Kesit.

Kesit juga meminta PSSI menjalankan saja turnamen Piala Menpora dan nantinya Liga 1 dan 2 sesuai protokol kesehatan. ‘’Abaikan saja soal kritik itu. Biasalah orang mengkritik itu. Gak ada masalah,’’ singgung pria yang masih aktif sebagai wartawan peliput sepakbola itu.

Staf Khusus Ketua Umum PSSI, Arief Wicaksono bahkan menyebut pernyataan Ketua Presidium IPW Neta S Pane sangat tendensius. IPW yang seharusnya mengurusi perkara lain justru ikutcampur permasalahan sepakbola nasional.

Dirinya memastikan, kompetisi Piala Menpora merupakan program yang digulirkan Menteri Pemuda dan Olahraga untuk menghidupkan lagi sepakbola Indonesia di tengah pandemi Covid- 19. “PSSI dan PT LIB pasti akan menjalankan kompetisi dengan protokol kesehatan yang ketat dan tanpa penonton,’’ ujar Arief.

Lebih lanjut Arief menegaskan dengan digelarnya turnamen ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat baik secara makro maupun mikro 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *