LIDA 2020: Jangan Berharap Keajaiban Tapi Kualitas Performa

Fokuskini – Ketimbang berharap keajaiban dengan hasil polling banyak-banyakan dari masyarakat pemirsa, barangkali saja menjaga kualitas performa penampilan dari berbagai sudut pandang dewan juri jadi resep manjur lolosnya Meli Nuryani duta provinsi Jawa Barat (“Surat Terakhir,” dan “Nirmala”/menampilkan Ical D’Academy), seperti juga sebelumnya dilakukan oleh Diyah (Jawa Timur) yang semoga bakal terus mewarnai kilap konser dan result show di pentas Liga Dangdut (LIDA 2020) yang disiarkan langsung setiap malam di Indosiar dan situs streaming Vidio.com.

Dua duta provinsi di LIDA 2020 tersebut mungkin bisa jadi contoh teladan, karena meski kalah dalam jumlah polling pemirsa tetapi layak dipilih melanjutkan asa oleh dewan juri sebagai calon bintang pedangdut di masa depan, ataupun bisa saja segera terpilih jadi entertainer yang menghibur di jagat industri musik Indonesia.

Malam nanti, Kamis (2/4/2020), Konser Top 12 LIDA musim ini adalah gilirannya Aco (Sulawesi Tenggara) berpasangan duet dengan Lesti; Gunawan Muharjan (Maluku Utara) berkolaborasi duet dengan Fildan; Janna (Papua Barat) bergiliran duet dengan Faul, dan Eva Yolanda (Nusa Tenggara Barat) yang menampilkan Rara sebagai pasangan duetnya. Mereka mewakili Grup 3 menuju tahapan 9 Besar LIDA 2020.

Siapa saja yang nanti lolos melengkapi Wulan Permata (Banten), Diyah (Jawa Timur), Dini Marpaung (Sumatera Utara), Hari Putra (Jambi), Meli (Jawa Barat), dan Rusnia (Sulawesi Selatan) Tonton dong, karena mungkin juga bisa sebagai tontonan hiburan menyegarkan di masa sulit akibat penyebaran wabah Korona yang menghantui siapa saja di berbagai wilayah dunia. (yay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *