Man Utd: Wout Weghorst Calon Pengganti Martial di Depan

Fokuskini – Erik ten Hag mengakui keputusannya untuk mempertaruhkan kebugaran Anthony Martial saat melawan Manchester City telah menjadi bumerang, dan mungkin terpaksa memberikan debut kepada rekrutan baru Januari ini, Wout Weghorst saat pertemuan Manchester United melawan Crystal Palace hari Kamis dini hari WIB (19/1/2023).

Cedera pada striker United asal Prancis tersebut merepresentasikan satu-satunya cacat hasil akhir pekan yang hampir sempurna, karena skuad Setan Merah menggarisbawahi kualitas proses raihan gelar liga primer Inggris mereka yang tengah berkembang dengan kemenangan atas juara bertahan, City.

Martial, yang sesungguhnya tidak dapat berlatih menjelang derby, hanya bertahan 45 menit dan kemungkinan besar sulit bisa tampil di stadion Selhurst Park. “Saya berharap untuk menghindari (Martial) cedera,” kata sang pelatih United, Ten Hag lewat keterangannya.

Martial mengeluhkan (kondisi kebugarannya), jadi itu sebabnya ia juga tidak berlatih dalam seminggu, dan mengapa ia menjadi dipertanyakan. “Kami memutuskan keputusannya sendiri. Martial memohon untuk memulai, karena saya tahu (tahapan) awal akan sangat penting dalam permainan (saat melawan City). Martial sangat bagus dengan tekanannya, dan ia adalah elemen yang sangat besar dalam tekanan (serangan) kami, dan dia melakukannya dengan sangat baik sebelum paruh waktu [versus Man City]. Tapi Anda juga melihat dirinya tidak mampu tampil 100 persen,” paparnya, dikutip dari Metro.

Weghorst, yang dipinjamkan dari klub kasta kedua liga Inggris, Burnley hingga akhir musim, ikut menyaksikan dari tribun saat United bangkit dari ketinggalan untuk memastikan kemenangan yang tidak terduga.

Pemain internasional Belanda itu bisa saja dipaksa untuk segera beraksi melawan Palace, dengan Ten Hag kemungkinan besar merasa sulit untuk memindahkan Marcus Rashford ke peran penyerang sentral.

Ditanya wartawan lebih lanjut, apakah Weghorst bakal dijadikan starter melawan skuad kelolaan Patrick Vieira, Ten Hag sedikitnya mengatakan, “Saya harus memikirkannya kembali. Pertama, (kemampuan) menyelesaikan permainan, dan membuat kesimpulan yang tepat. Kemudian kita akan membuat rencana yang jelas…”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *