Massive Attack Rilis Film Pendek Peranan Bisnis Musik untuk Perubahan Iklim

Fokuskini – Massive Attack, grup band asal Bristol, Inggris Raya mengumumkan kerjasamanya sejak setahun yang lalu dengan Tyndall Center for Climate Change Research, Universitas Manchester dalam menganalisis dampak sektor pertunjukan musik bagi kampanye perubahan iklim, dan cara-cara yang dapat digunakan industri musik untuk mengurangi dampak gas emisi karbon bagi kehidupan manusia.

Tyndall Center menganalisis pertunjukan konser band untuk membuat laporan tentang bagaimana mereka dapat mengurangi jejak karbon mereka. Sementara agenda pertunjukannya yang sempat direncanakan pada Oktober 2020 ini, belum bisa berlangsung karena situasi pandemi Covid-19.

Sebagai gantinya, band ini lemudian membagikan film pendek tentang topik tersebut, yang dibuat oleh Anthony Tombling Jr untuk Unit 3 Films. Desain suara dan narasi dikomandoi oleh Robert Del Naja sang frontman Massive Attack, dengan cuplikan pertunjukan persembahan afiliasi Ground Work Will Dohrn .

“Kami menyadari bahwa industri kami tidak dapat, atau tidak akan, bergerak cukup cepat untuk mengupayakan pertunjukan musik memainkan perannya dalam dekarbonisasi secara cepat,” kata Del Naja.

“Jadi, kami memilih untuk merancang mengubah diri kami sendiri, mengumpulkan identitas dan keadaan tersebut untuk mendorong dan menunjukkan bahwa semua itu menjadi mungkin.”

Film pendek ini menampilkan wawancara dengan Carly McLachlan dari Tyndall, Direktur Kebudayaan Liverpool Claire McColgan, dan juga diantaranya adalah pihak Forest Green Rovers – klub sepak bola kasta kedua di Inggris. (yay/dari berbagai sumber)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *