Nagaswara Libatkan Wali Hargai Kreativitas Didi Kempot

Fokuskini – Nagaswara kembali mempersembahkan karya Didi Kempot dalam balutan spesial mini album, sebagai bentuk penghargaan untuk mengenang almarhum Didi Kempot dengan karya karya yang belum sempat dirilisnya ke publik. Mini album yang diluncurkan Nagaswara berisi tujuh lagu, termasuk didalamnya ada lagu “Tulung” ciptaan Didi Kempot dan diaransemen musiknya oleh Titred dan Bayu Onyonk, dan sudah diperkenalkan ke publik pada Maret lalu.

Mini album ini diberi judul “In Memoriam of The GodFather of Broken Heart”. Selain lagu “Tulung” ada lagu–lagu hits Wali yang diadaptasi liriknya oleh Didi Kempot ke dalam bahasa Jawa seperti lagu “Baik Baik Sayang” ciptaan Apoy, menjadi lirik berbahasa Jawa ”Apik Apik Sayang” aransemen musik oleh Titred dan Bayu Onyonk.

Kemudian lagu berikutnya “Dik” ciptaan Apoy, diadaptasi lirik oleh Didi Kempot dan aransemen musik oleh Titred dan Bayu Onyonk, lalu lagu “Kancanono Aku” ciptaan Apoy Wali yang diadaptasi lirik oleh Didi Kempot dan aransemen musik oleh Titred dan Bayu Onyonk,

Berikutnya lagu “Lahir dan Bathinku” ciptaan Apoy Wali yang diadaptasi lirik oleh Didi Kempot dan aransemen musik oleh Titred dan Bayu Onyonk, lagu “Tresno Selawase” ciptaan Apoy, adaptasi lirik Didi Kempot dan aransemen musik oleh Titred dan Bayu Onyonk.

Terakhir, lagu “Kelingan” ciptaan Xin Ron Chen dan Chuan Xiong Zhou dengan adaptasi lirik oleh Didi Kempot serta aransemen musik oleh Lilik Laju.

Lagu-lagu yang diadaptasi liriknya oleh Didi Kempot ini memang terasa menjadi berbeda, apalagi dari sisi musiknya yang diaransemen oleh Titred dan Bayu Onyonk, serta ada satu buah lagu yang diaransemen oleh Lilik Laju menyajikan alunan merdu suara khas Didi Kempot dengan penuh penjiwaan dan penghayatan yang tinggi. Sehingga suara vokal berlirik bahasa Jawa berpadu menyatu dengan suara musik campursari dangdut.

Didi Kempot, selain sebagai penyanyi ia merupakan sosok seniman yang komplit. Ia mampu menghidupkan budaya lokal dalam setiap lagu-lagunya ditengah generasi milenial saat ini. Karya-karyanya sangat digemari oleh segala lapisan masyarakat.

Selain itu Didi Kempot dikenal sangat dermawan, ia pernah mengumpulkan donasi sebesar IDR 7,6 miliar lewat konser amalnya yang ditayangkan oleh Kompas TV pada bulan lalu, guna penanganan wabah Covid 19 di Tanah Air. (pr/yay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *