Fokuskini – Pep Guardiola meyakini bahwa jadi nomor wahid di Premier League lebih penting daripada meraih trofi Liga Champions, karena skuad Manchester City ingin mempertahankan mahkota tertinggi sepakbola Inggris dengan kemenangan atas Chelsea FC di stadion Etihad pada hari Minggu (21/5/2023).

Berbicara ini setelah City memastikan tempat di final Liga Champions dengan kemenangan telak 4-0 di leg kedua atas Real Madrid, Guardiola dalam keterangannya mengatakan: “Premier League adalah kompetisi paling penting, karena ini berlangsung selama 10-11 bulan. Kami beruntung bisa (berlaga) finis di kandang dengan orang-orang kami yang (akan kembali) mengambil (peluangnya),” harap Pep.

“Yang terakhir adalah yang paling sulit, karena ada banyak emosi. Kami tidak akan memaafkan diri sendiri jika kami sekadar bermimpi. Sekarang, kami tahu, kami memiliki tiga pertandingan untuk memenangkan gelar. Setiap pertandingan yang kami menangkan membantu pertandingan berikutnya.”

“Kami tidak bisa melupakan kenyataan, apa yang terjadi melawan (Manchester) United dan (Aston) Villa di masa lalu. Sepak bola adalah emosi, saat ini. Jika kami bisa menang di kandang, kami harus melakukannya,” lanjutnya, dikutip dari Sky Sports.

“Sebagai seorang manajer, saya merasa menjadi bagian dari sesuatu. Saya tidak pernah berpikir itu milik saya – saya adalah bagian darinya. (Sukses tidak mungkin} tanpa kerja luar biasa dari direktur olahraga, dewan… (dan) para pemain adalah hal yang paling penting.”

“Saya tidak tahu apakah Manchester City adalah tim terhebat yang pernah ada, tetapi mereka jelas merupakan skuad yang fantastis, dan mereka telah menjadi yang terbaik untuk sementara ini,” komentar Frank Lampard, pelatih interim Chelsea.

“Pujian besar untuk konsistensi (mereka). Pada level itu, mereka mendekati tim terhebat. Formasi mereka (di lapangan) saat ini, kalian sulit untuk menandingi mereka pada (peluang) apa pun. Saya pikir mereka adalah tim terbaik di dunia (saat ini),” sanjung gelandang legendaris Chelsea ini.

Pencetak gol terbanyak City, Erling Haaland telah mencetak 36 gol yang memecahkan rekor di Premier League musim ini — jumlah gol yang persis sama dengan yang telah dikumpulkan Chelsea sebagai kesatuan tim.

“Saya sangat menghormati (Haaland)/ Dia adalah pemain yang saya coba bawa ke Chelsea ketika (pertama kali) saya masih (melatih) di sini. Saya sangat ingin mendapatkannya tetapi jelas itu tidak bisa terjadi. Levelnya jelas, saya suka melihat pemain dengan level itu. Dalam hal harus berurusan dengannya, kalian harus memiliki rencana dan ide, tetapi pemain dengan level itu dapat membuat apa pun (pantas) terjadi kapan saja,” imbuh Lampard.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *