Presiden Jokowi: Balapan Mobil Listrik sebagai Tontonan Masa Depan 

Fokuskini – Presiden Joko Widodo bersyukur penyelenggaraan balapan Formula E di Ancol, Jakarta berjalan dengan baik. Kepala Negara menilai balapan mobil listrik itu sebagai arena dan tontonan masa depan. 

“Alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar dan baik. Saya kira ini event masa depan karena kita tahu nanti akan ada pergeseran dari mobil yang sekarang ke banyak nanti pemakai mobil listrik, sehingga ini menjadi sebuah tontonan yang ke depan menurut saya akan makin digemari,” kata Presiden Jokowi dalam keterangannya diberitakan situs resmi Kementerian Pemuda dan Olahraga. 

Presiden Jokowi memiliki pandangan bahwa Formula E bagus untuk Indonesia, terutama karena ke depannya Indonesia akan membangun ekosistem kendaraan listrik. Mulai dari nikel sebagai bahan mentahnya, smelter, industri litium baterai, hingga mobil listriknya.

“Saya kira ini teknologi yang dipertontonkan di Formula E ini akan juga mendukung ke arah sana. Semua akan menuju ke ramah lingkungan,” ujar Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyatakan akan mendukung semua bentuk dan upaya yang baik bagi Indonesia, termasuk soal adanya wacana balapan Formula E di Jakarta yang digelar dalam dua seri seperti di sejumlah negara lain. 

Menurutnya, pemerintah pusat siap untuk turut memberikan dukungan dalam berbagai bentuk.

Presiden Jokowi bahkan berharap, ke depannya akan lebih banyak lagi penyelenggaraan arena kompetisi balap serupa Formula E.

“Ya lebih baik, semua sirkuit lebih banyak eventnya akan makin produktif dan baik. Kalau bisa setiap minggu ada terus akan lebih baik. Setiap tahun 10 kali, 15 kali akan lebih baik,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Presiden turut menyerahkan trofi kepada pemenang balapan bertajuk 2022 Jakarta E-Prix, yakni Mitch Evans. 

Pebalap asal Selandia Baru yang bertarung untuk tim Jaguar TS Racing tersebut finis di posisi pertama dengan catatan waktu balap 48 menit 28,424 detik. 

Sementara itu pebalap asal Prancis, Jean-Eric Vergne dari tim DS TECHEETAH menempati posisi kedua. Edoardo Mortara pebalap asal Swiss dari tim ROKiT Venturi Racing menyusul di tempat ketiga. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *