Putaran Knockout “The Voice Indonesia” Adu Kualitas Diselingi Guyonan Para Coach

Fokuskini – Saling mempengaruhi dalam penilaian, dan membangga-banggakan superioritas tim diantara para coach dengan juga mereka menyayangkan karena dari tiga giliran kontestan yang mesti dipilih hanya boleh seorang saja lolos ke Battle Round. Kesemua hal itu membuat putaran Knockout The Voice Indonesia pada Kamis malam tadi (3/10/2019), tambah bikin dagdigdug peserta plus penonton pendukungnya.

Coach Isyana, contohnya, pelantun “Tetap Dalam Jiwa” ini seakan ngomporin Jordie Yose yang notabene jadi bagian tim Vidi Nino. Pemuda asal Jakarta ini, disayangkan di saat penting seperti babak Knockout, dikatakan Isyana seperti keterlaluan digenjot oleh duo coach tersebut sehingga staminanya menurun dan mengganggu performanya. Buntutnya, ia (Isyana) menyayangkan koq Jordie malah memilih coach Vidi Nino. “Coba pilih saya, pasti saya jamin kamu selalu sehat-sehat saja,” guyon Isyana.

Tetapi, ya entah karena juga lantaran sindiran itu atau pada kenyataannya memang Jordie layak lolos meneruskan jatidirinya di Battle Round, maka Jordie pun pantas tersenyum puas berkat pilihan lagu Falling Like The Stars (James Arthur).

Pada kebalikannya, Isyana Sarasvati juga dibuat kesulitan buat memilih satu yang lolos diantara Nikita, Jacqoeline dan Vionita. Sehingga ia berlutut terlebih dahulu kepada coach Titi DJ supaya memanfaatkan peluang Steal guna membantu siapa saja yang dianggap layak menemani Nikita yang kemudian jadi pilihan utamanya.

Ternyata keberuntungan jadi miliknya Viona, karena justru dirinya yang memperoleh dering tombol-Steal oleh coach Titi. Entah mungkin didorong iba lantaran gadis asal Medan ini sampai sempat rela kabur-kaburan demi jadi kontestan TVI, namun pada kenyataannya Viona dari awal memang mengharapkan coach Titi yang berputar kursi untuknya dan kali ini mimpi Vionita pun terwujud untuk menjadi bagian dari #TimTiti bersama Genya dan Widya.

Drama persaingan diantara coach juga mewarnai momen penampilan Chrissa dari #TeamArmand. Chrissa yang juga berhasil melaju ke babak selanjutnya ini sempat mendapat pujian coach Titi: “Kalau misalnya ada show suara unik, pasti kamu pemenangnya.”

Kontestan asal Surabaya berusia 22 tahun yang menyanyikan lagu “Cant Help Falling In Love” dengan imbuhan ekspresi caranya sendiri yang memang unik, berhasil bergabung bersama Suci dari #TeamArmand melaju ke tahapan Battle Round.

Jumat malam nanti (4/10/2019) mulai pukul 20.00 WIB, hanya di GTV, keseruan babak Knockout The Voice Indonesia masih berlanjut. Jangan terlewati ya, supaya gak nyesel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *