Rekomendasi tiket.com untuk “auto-nanjak” di Seputar Candi Borobudur

Fokuskinitiket.com mengajak masyarakat untuk merencanakan liburan berprotokol kesehatan bertemakan minat khusus yaitu wisata plesiran ke pedesaab alami yaitu ke salah satu desinasi wisata UNESCO di kota Magelang pada Maret nanti

Dengan memesan tiket masuk seharga mulai dari Rp 47.000 di tiket TO DO, pengunjung dapat menjelajahi 72 stupa sembari menapaki puncak Candi Borobudur dengan hadiah pemandangan gunung asri dan pepohonan rindang.

Borobudur Temple at sunset. Yogyakarta, Java, Indonesia.

Tidak hanya sampai di situ saja, bagi masyarakat yang gemar bersepeda, terdapat beberapa area kunjungan yang ramah sepeda sehingga dapat berkeliling di sekitar candi. Masih amat asri sehingga nyaman untuk berkunjung ke berbagai destinasi desa wisata sembari auto nanjak dengan sepeda di Desa Wringin Putih, Desa Wanurejo, Desa Majaksingi, Desa Tanjungsari, Desa Candirejo

Salah satu destinasi super prioritas yang digencarkan Kementrian Pariwisata & Ekonomi Kreatif saat ini adalah Candi Borobudur. Strategi ini diupayakan sebagai salah satu langkah untuk mempercepat memulihkan industri pariwisata domestik yang terpuruk sejak tahun lalu akibat situasi pandemi Covid-19.

Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer, tiket.com, dalam keterangannya mengatakan, “Bersepeda adalah salah satu kegiatan komunitas yang terbentuk semasa pandemi berlangsung. Kami melihat pertumbuhan tren bagi berbagai komunitas pesepeda dari berbagai kota untuk menjelajahi medan-medan alami Nusantara bersama-sama, karena aktivitas tersebut menyegarkan pikiran dan cahaya matahari bermanfaat bagi kebaikan tubuh. Kami tentunya terus berpesan untuk tetap disiplin 5M protokol kesehatan dan mengecek regulasi terbaru dari pemerintah daerah yang akan dikunjungi, demi kenyamanan sesama pengunjung dan warga lokal”.

Ferdinand Siregar, Area Manager West Indonesia, tiket.com, mengungkapkan, “Hingga saat ini, terdapat lebih dari 660 hotel di kota Yogyakarta dan 64 hotel di Magelang yang telah mendapatkan label tiketCLEAN. Masyarakat dapat menjadikan hotel tersebut sebagai pilihan ketika hendak liburan ke Candi Borobudur. Jumlah mitra hotel yang berlabel tiketCLEAN pun bertumbuh rata-rata 40% per kuartal. Label tiketCLEAN diberikan oleh tiket.com kepada semua mitra operator pariwisata yang telah memenuhi standarisasi protokol kesehatan dan kebersihan, sehingga aman dikunjungi oleh masyarakat”.

tiket.com berpartisipasi dalam inisiatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yaitu InDOnesia CARE yang memastikan bahwa tempat wisata dan akomodasi menerapkan protokol kesehatan dan tersertifikasi CHSE (Clean, Healthy Safety and Environment). Sekarang pelanggan tidak perlu ragu lagi saat ingin berpergian dan menginap di akomodasi pilihan, karena tiket.com telah memberikan pilihan akomodasi yang sudah CHSE dan tiketCLEAN, dengan hanya memilih filter InDOnesia CARE saat akan memilih akomodasi.  


“Kami percaya bahwa kemitraan berkelanjutan merupakan solusi kunci dalam mendorong pemulihan industri pariwisata Indonesia. Kolaborasi strategis antara tiket.com dan Kemenparekraf pastinya akan membawa dampak positif bagi para pencari nafkah di dalam industri pariwisata. Berbagai peran yang dijalankan oleh tiket.com, yang tidak hanya menjadi pionir platform OTA di Indonesia, tetapi juga jendela informasi bagi wisatawan lokal maupun internasional yang ingin menjelajahi Indonesia, akan semakin membuka peluang percepatan pemulihan industri pariwisata. Kami optimis akan pemulihan menyeluruh sepanjang tahun 2021,” tutup Gaery Undarsa, Chief Marketing Officer, tiket.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *