Tears For Fears Kembalikan Nostalgia “New Wave Synthesizer”

Fokuskini – Tears For Fears dengan duo pentolan penganut garis keras musik synth-pop era 1980-an, Roland Orzabal dan Curt Smith kini mengembalikan nostalgia lama lewat lagu-lagunya yang terbilang baru.

Sepanjang masa lalunya mereka telah mengeluarkan beberapa lagu yang belum pernah dirilis melalui koleksi singel laris dan beberapa rilisan nomor ulang. Namun kali ini sesudah butuh waktu bertahun-tahun, Tears For Fears mengumumkan album studio baru sejak terakhir kalinya, Everyone Loves A Happy Ending (2004)

Tetiba muncul lagi setelah sekitar 17 tahun menghilang, Tears For Fears menamakan album ke-7 tersebut, The Tipping Point dan dijadwalkan keluar pada 25 Februari tahun depan.

Pasangan ini bekerjasama dengan kolaborator setia, Charlton Pettus dan musisi Sacha Skarbek serta Florian Reutter. Hari ini, mereka membagikan singel utamanya yang kebetulan juga menjadi judul album anyar mereka, “Tipping Point.” (Stereogum/yay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *