Erik ten Hag Harap Skuad Man United Bukan Cuma Cerdas

Agenda Baru Layar Info LEISURE TIME MOMENTUM Podium Saring Sepekan TakTik

Fokuskini – Erik ten Hag meminta para pemain Manchester United untuk bermain cerdas tapi (juga jadi) setan jahat di lapangan. “Saya pikir juga dalam hal itu kami bisa maju. Terkadang juga bermain sedikit lebih pintar,” harapnya.

United memperlihatkan empat pertandingan dengan hasil kemenangan di arena liga utama Inggris, namun berlanjut dengan kekalahan memalukan 3-6 saat bertemu Manchester City hari Minggu lalu.

Sebagai peringkat keenam di klasemen sementara, skuad kelolaan Ten Hag telah menerima 23 kartu kuning dalam tujuh pertandingan musim ini, terbanyak kedua di kompetisi kasta tertinggi Inggris, Premier League.

Manajer kewarganegaraan Belanda ini menambahkan, “Kami memiliki terlalu banyak kartu kuning dan beberapa di awal [pertandingan]. Saya mendengar di Premier League mereka akan bermain keras tetapi saya benar-benar bertanya-tanya mengapa kami mengumpulkan begitu banyak kartu kuning. Saya tidak mengerti.”

Hanya disaingi Nottingham Forest (24) yang mengumpulkan lebih banyak kartu kuning daripada United di kompetisi papan atas Inggris musim ini.

Bek kanan asal Portugal, Diogo Dalot mendapatkan kartu kuning keempat tertinggi di skuad United setelah baru dua menit permainan berlangsung, pada saat akhirnya United harus mengakui kalah di derby Manchester hari Minggu.

“Di menit kedua sudah ada kartu kuning. Saya pikir ini (cuma) duel (permainan bola), jelas itu pelanggaran, tapi untuk kemudian mendapat kartu kuning? Saya juga melihat banyak kartu kuning lainnya di mana saya pikir Oke, apakah itu perlu? Bahwa mereka harus bermain cerdas, tetapi juga mereka harus memiliki sikap bermusuhan (menghadapi lawan tanding).”

Untungnya, Uited mampu mengobati kekecewaan akhir pekan mereka dengan kemenangan 3-2 di kancah Liga Europa mengatasi perlawanan klub Siprus, Omonia hari Kamis kemarin.

Ten Hag mengatakan ia ingin hasil itu menjadi pemanasan untuk perjalanan tandang versus Everton terkait laga di liga utama Inggris hari Senin dini hari WIB(10/10.2022) — di saat sang pelatih mencari tingkat kinerja dan intensitas yang konsisten dari skuad pimpinannya.

“Ini fisik, mental tetapi juga utamanya kesinambungan,” imbuh Ten Hag, mengutip BBC Sport.

“Ketika Anda mengalami kekurangcukupan hasil dalam beberapa tahun terakhir, itu bukan sesuatu yang (bisa) Anda bangun atau kembangkan dalam seminggu atau sebulan. Itu harus ada dalam sistem Anda. Ini adalah ultimatum saat ini di sepakbola papan atas.”

“Saya pikir cukup jelas bahwa [Manchester] City adalah standar dalam hal itu, dan ada lebih banyak tim (lainnya), tetapi saya pikir kami juga dapat mewujudkannya.”

“Kami telah memperlihatkannya (saat) melawan Liverpool, kami telah memperlihatkannya (ketika) melawan Arsenal, tetapi sekarang kami harus melakukannya secara konsisten dan itulah yang harus kami kerjakan untuk saat ini.”

“Tapi itu tidak akan datang dalam semalam. Itu juga akan memakan waktu lebih dari berminggu-minggu, itu akan memakan waktu berbulan-bulan,” tegas mantan coach Ajax Amsterdam itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ seventy two = eighty one